- Budaya Membaca Buku Sebelum Belajar: Kegiatan ini dilakukan semua siswa dan guru sebelum pembelajaran dimulai. Waktu pelaksanaan yaitu 15 menit. Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan minat baca siswa.


- Readathon: Program readathon adalah kegiatan membaca bersama dalam jangka waktu tertentu. Pelaksanaan readathon dilaksanakan secara rutin satu bulan sekali. Tujuan dari diadakannya readathon ini yaitu untuk menumbuhkan minat baca siswa dan menanamkan pembiasaan bahwa membaca itu menyenangkan. Setiap bulannya, pemilihan waktu readathon ini biasanya sesuai perayaan hari besar perpustakaan, tujuannya agar bisa sekalian mengenalkan hari besar perpustakaan.




- Pekan Literasi dan Numerasi: Pekan literasi dan numerasi diadakan paling sedikit satahun satu kali. Tujuan diadakan pekan literasi adalah untuk mengasah kemampuan siswa dalam bidang literasi. Dalam pekan literasi ini, kegiatan literasi seperti membaca, menulis, numerasi, dikemas dengan kegiatan yang menarik selama satu minggu. Contoh kegiatannya seperti lomba menulis puisi, lomba membaca puisi, lomba mendongeng, parade membaca nyaring, game literasi, dan lain-lain. Kegiatan tersebut diadakan dalam satu pekan yang dinamakan Porsemacool.
- Kunjungan Perpustakaan: Program kunjungan perpustakaan merupakan program yang bertujuan untuk menanamkan pembiasaan baik yaitu anak-anak terbiasa datang ke perpustakaan baik itu perpustakaan sekolah, atau perpustakaan umum daerah. Program ini dilaksanakan setiap hari, setiap kelas wajib secara bergiliran memanfaatkan perpustakaan sebagai tempat belajar, setiap siswa disarankan datang ke perpustakaan di waktu istirahat, dan setiap satu bulan satu kali, secara bergiliran setiap kelas dijadwalkan untuk berkunjung ke perpustakaan umum daerah Kabupaten Garut.


- Market Day: Program market day adalah kegiatan memjajakan dan memasarkan barang dagangan pada waktu yang ditentukan oleh sekolah, biasanya dilaksanakan pada saat kegiatan-kegiatan besar sekolah seperti saat festival literasi, gebyar ekstrakurikuler, perayaan kenaikan kelas, pelepasan kelas enam, pentas seni, dan lain-lain. Pelaksanaan market day dilaksanakan paling sedikit dua kali dalam satu tahun. Tujuan dari diadakannya market day ini yaitu untuk menumbuhkan bakat siswa dalam bidang wirausaha, dan tujuan lain dari market day adalah untuk pengenalan kegiatan ekonomi.


- Menulis Buku: Program menulis buku adalah program rutin sekolah yang bertujuan untuk mengasah kemampuan siswa dan guru dalam bidang menulis. Hasil tulisan dari program menulis buku ini, diterbitkan dengan menggunakan ISBN atau QRCBN. Program menulis buku ini dilaksanakan paling sedikit satu tahun satu kali.
- Pengelolaan Mading: Program pengelolaan mading ini bertujuan untuk menggali kemampuan siswa dalam perencanaan suatu proyek tertutama dalam pengelolaan isi mading. Semua konsep dan isi mading diperbaharui setiap satu bulan satu kali. Semua kelas mendapat giliran untuk pengelolaan mading sekolah ini.


- Penyediaan Pojok Baca Kelas dan Pohon Literasi Kelas: Program ini mewajibkan seluruh kelas yang ada di SDIT AL-Bayyinah agar memiliki pojok baca dan pohon literasi kelas. Penyediaan pojok baca ini bertujuan untuk menciptakan budaya literasi di dalam kelas. Siswa dihimbau untuk memanfaatkan pojok baca dan membuat pohon literasi kelas menjadi rindang.


- Ekstrakurikuler Club Literasi: Program pengadaan ekstrakurikuler club literasi ini, tujuannya adalah sebagai lokalatih literasi bagi para siswa yang memiliki minat bakat di bidang literasi bisa belajar lebih dalam lagi tentang literasi. Di dalam club literasi siswa belajar lebih dalam lagi tentang literasi baca tulis, literasi numerasi, literasi sains, literasi finansial, literasi digital, literasi budaya dan kewargaan, dan literasi religi.


- Menerbitkan buku sumber belajar atau buku pengayaan yang ditulis/disusun oleh para guru.







- Mengadakan Pemilihan Duta Baca Sekolah dan Duta Literasi Sekolah.
- Megadakan Ujian Akhir Kelas 6 Berbasis Proyek Karya Tulis Ilmiah atau Majalah Ilmiah





- Mengadaka Pagelaran Kebudayaan dan literasi dalam bentuk drama kolosal


- Membuat karya buku